Kamis, 20 Desember 2018

Metode Penanganan Kram Otot

Metode Penanganan Kram Otot

Kram atau kejang otot merupakan salah satu jenis kontradiksi yang dapat muncul secara tiba-tiba. Jika kontradiksi otot terjadi dengan cepat, otot akan menegang sehingga menimbulkan kejang otot. Jika seseorang mengalami kejang otot, kondisi otot akan terasa keras dan dapat menyebabkan rasa sakit pada kondisi tertentu. Untuk mengatasi kejang pada otot, dibutuhkan waktu tertentu yang sesuai dengan lokasi dan kondisi kejang. Jika Anda ingin mengatasi kejang otot, ada tiga metode yang dapat Anda gunakan. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penanganan sendiri di rumah. Berikut cara-cara yang dapat Anda lakukan ketika melakukan penanganan pribadi di rumah:
  • Melakukan peregangan
Kejang otot sendiri dapat diobati dengan melakukan peregangan yang benar. Peregangan otot dapat dilakukan melalui proses pemanasan. Ketika Anda melakukan pemanasan, jaringan otot akan memanjang dan mengencang dengan cara yang tepat. Kondisi ini dapat meminimalkan terjadinya kejang otot. Ketika melakukan peregangan, hindari kegiatan pemanasan yang menimbulkan rasa sakit.
  • Manfaatkan suhu panas dan suhu dingin
Bantalan yang berisikan air panas atau dingin dapat membantu Anda meringankan rasa sakit ketika mengalami kejang otot. Anda hanya cukup menempelkan bantalan tersebut pada area yang sakit selama 20 menit. Ketika Anda menggunakan bantalan panas ketika tidur, Anda sebaiknya melakukannya dengan berhati-hati. Bantalan panas tersebut akan memberikan efek panas berlebih jika terus ditempelkan tanpa batasan waktu. Jika Anda tetap merasakan rasa sakit ketika menggunakan suhu yang panas, Anda dapat beralih menggunakan air es untuk meringankan cedera.
  • Lakukan pijatan ketika mengalami kejang
Penanganan lain yang dapat Anda lakukan ketika berada di rumah adalah dengan melakukan pijatan pada otot yang kram. Pijat area otot yang sakit secara perlahan. Jika area yang sakit sulit untuk Anda jangkau, Anda dapat meminta bantuan dari pihak lain untuk melakukan pijatan.
  • Melakukan pengobatan rumahan
Pengobatan rumahan yang dapat dilakukan bagi penderita kejang otot adalah dengan berendam dengan menggunakan larutan air garam. Garam Epsom dan air hangat merupakan paduan yang tepat guna meringankan kejang yang diderita. Berendam selama 20 menit dengan menggunakan larutan garam dapat memberikan dampak positif bagi kejang otot yang diderita.

Metode kedua yang dapat dilakukan ketika mengalami kejang otot adalah melakukan penanganan terhadap penyebab dari kram otot itu sendiri. Untuk melakukan metode tersebut, Anda tidak perlu melakukan hal-hal yang sulit. Penanganan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan tidak membutuhkan banyak waktu. Untuk mengetahui lebih lanjut akan metode menangani penyebab kejang otot, simak ulasannya di bawah ini:
  • Mengkonsumsi banyak air
Sekedar informasi, penyebab umum kejang otot adalah dehidrasi. Agar Anda terhindar dari kejang otot, mengkonsumsi air putih yang cukup menjadi pilihan yang tepat untuk dilakukan. Meminum air 500 hingga 1.000 ml setiap kali akan berolahraga menjadi cara tepat untuk menghindari dehidrasi. Air dengan kandungan elektrolit menjadi jenis minuman yang tepat ketika Anda melakukan olahraga. Minuman elektrolit dapat mudah didapat pada mini market terdekat.
  • Mengolah pola makan
Kadar elekrolit di dalam tubuh yang tidak seimbang menjadi salah satu penyebab dari kejang otot. Untuk mengurangi kemungkinan mengidap kejang otot, mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung sodium, magnesium, kalsium dan kalium merupakan jenis makanan yang tepat untuk dikonsumsi. Anda juga dapat melakukan konsultasi kepada dokter untuk mengetahui jenis makanan dan minuman apa saja yang tepat untuk dikonsumsi. Anda juga harus membiasakan diri untuk makan terlebih dahulu sebelum berolahraga.

Metode ketiga atau metode terakhir yang dapat Anda lakukan ketika mengalami kejang otot adalah dengan mencegah terjadinya kram otot.  Mencegah terjadinya kejang otot dapat dilakukan dengan melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Pemanasan sangat baik dilakukan guna terhindar dari kejang otot. Anda setidaknya harus melakukan pemanasan atau peregangan selama 10 menit setiap kali akan melakukan olahraga. Pemanasan dilakukan agar otot selalu berada dalam kondisi yang hangat. Peregangan juga dapat Anda lakukan usai melakukan olahraga. Selain melakukan pemanasan sebelum berolahraga, mengenakan sepatu yang tepat menjadi kebiasan baik yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kejang. Untuk menhindari kejang otot, sepatu dengan hak tinggi bukanlah pilihan sepatu yang tepat. Gunakan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki agar kaki tidak mengalami kejang otot. Jika Anda sedang berada pada fase kehamilan, pencegahan terhadap kejang dapat dilakukan dengan mengkonsumsi sumber makanan yang kalsium dan magnesium. Untuk mendapatkan asupan yang tepat selama kehamilan, Anda dapat berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan menu makanan yang tepat.

Jika ketiga metode yang disebutkan di atas dilakukan dengan baik, kram otot yang Anda alami tentunya tidak akan bertambah buruk. Selama metode dilakukan dengan baik dan benar, kejang otot tidak akan Anda alami. Jika sewaktu-waktu Anda mengalami kejang otot dalam kondisi yang parah, hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah dengan berobat ke dokter. Dokter akan memberikan arahan dan pengobatan yang tepat bagi Anda yang mengalami kejang pada otot yang Anda miliki. Dokter akan memberikan pertanyaan seputar area rasa sakit yang Anda derita dan kondisi terakhir dari kejang otot yang Anda rasakan. Jika kejang otot tersebut disertai dengan mati rasa dan bengkak pada area tertentu, Anda akan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan urin dan pemeriksaan darah menjadi jenis pemeriksaan yang harus Anda lalui ketika mengalami kejang otot dengan dampak yang buruk. Pemeriksaan darah dan urin akan memberikan data konkret seputar masalah kejang otot yang Anda derita. Anda akan mendapatkan pengobatan yang tepat atas hasil pemeriksaan darah dan urin yang dilakukan sebelumnya. Apabila Anda tidak mendapatkan hasil yang diharapkan, pemeriksaan tubuh dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional. Tenaga medis tersebut akan melakukan pemeriksaan terperinci atas kondisi tubuh yang Anda alami.

Berbicara mengenai tenaga medis profesional, Anda tentunya membutuhkan biaya besar untuk memanfaatkan kinerja tenaga medis ini. Hal ini dapat terjadi lantaran tenaga medis profesional memiliki metode pengobatan tersendiri sehingga membuahkan hasil yang diinginkan. Karena melibatkan dana yang tidak sedikit, Anda hendaknya menjaga kesehatan tubuh dengan baik. Tidak melakukan pekerjaan dan olahraga yang berat menjadi pilihan terbaik yang dapat Anda lakukan. Olahraga yang berlebih menjadi salah satu penyebab terjadinya kejang otot. Oleh sebab itu, pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dengan baik sehingga Anda tidak akan mengalami kejang otot yang menyakitkan. Jangan lupa untuk selalu mengkonsumsi makanan sehat yang mengandung kalsium, kalium dan magnesium yang tinggi untuk mencegah terjadinya kejang otot. Semoga dengan informasi yang dijelaskan ini, Anda tidak lagi merasa bingung untuk mengatasi kejang otot yang Anda derita.

0 komentar:

Posting Komentar